• Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang
Kamis, September 17, 2026
Bung Is
  • Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang
No Result
View All Result
Bung Is
No Result
View All Result

Pemimpin Redaksi Lampung Post Raih Gelar Doktor

September 2, 2019
in Aktivitas
Pemimpin Redaksi Lampung Post Raih Gelar Doktor
Share Postingan ini :

Pemimpin Redaksi Harian Umum Lampung Post (Lampost) Iskandar Zulkarnain berhasil meraih gelar doktor manajemen pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung setelah berhasil menjawab dengan baik semua pertanyaan tim penguji.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Dr H Moh Mukri MAg yang juga ketua sidang ujian terbuka promosi doktor Iskandar, di Kampus UIN Raden Intan, di Bandarlampung, Kamis (30/8), menyampaikan bahwa promovendus berhasil menjawab semua pertanyaan tim penguj dengan baik.

Promovendus juga mampu mempertahankan disertasinya tentang “Pengembangan Model Pendidikan dan Pelatihan Konvergensi Media Dalam Meningkatkan Mutu Jurnalistik Berbasis Karakter (Studi Pada Sekolah Jurnalisme Indonesia-SJI-PWI”, sehingga berhasil meraih nilai sangat memuaskan, katanya.

ArtikelTerkait

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Tim penguji sidang terbuka promosi gelar doktor itu adalah Prof Dr H M Mukri, Prof Dr H Sudjarwo MS, Prof Dr H Khomsahrial Romli MSi, Dr Hj Siti Patimah MPd, Dr HR Masykur MPd, Prof Dr H Sulthan Syahrir MA, dan Dr HM Akmansyah MA.

Dalam sidang terbuka yang dihadiri sejumlah tokoh dan berbagai kalangan, termasuk Gubernur Lampung terpilih Arinal Djunaidi, dan para pimpinan media massa serta wartawan itu, promovendus memaparkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempengaruhi perubahan orientasi dan budaya masyarakat, sehingga menyebabkan terjadi perubahan pula dalam dunia jurnalistik.

Iskandar mengungkapkan fenomena makin menurunnya tiras (oplah) surat kabar, makin meningkatnya pengguna internet, dan makin berkembangnya jurnalisme warga.

“Kondisi ini menjadi ancaman bagi kemerdekaan pers yang datang dari eksternal, karena makin tinggi kebutuhan khalayak media massa,” katanya.

Ia menjelaskan, pola konsumsi informasi publik kini sudah bergeser. Masyarakat tidak lagi menjadikan media konvensional (media cetak dan penyiaran) sebagai sumber utama dalam mendapatkan informasi.

Masyarakat kini berubah pula tidak lagi hanya menjadi konsumen informasi, tetapi sekaligus juga produsen informasi melalui media sosial untuk mengangkat isu politik, ekonomi, sosial maupun budaya yang dengan cepat bergulir.

“Celakanya masyarakat tidak lagi mempertanyakan akurasi dan kredibilitas informasi yang diperoleh dari media sosial itu,” ujar Iskandar.

Karena itu, menurut dia, industri media harus terus berinovasi untuk beradaptasi. Insan pers harus pula dibekali kompetensi berbasis teknologi informasi agar tak tersisih, sehingga media massa cetak maupun elektronik perlu melakukan berbagai upaya agar tetap bertahan di era industrialisasi media, salah satunya bermetamorfosis menjadi media konvergensi.

Berkaitan dengan itu, dia pun melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kelayakannya.

Adapun metode eksperimen yang digunakan adalah untuk menguji keampuhan atau efektivitas dari suatu produk yang digunakan menggunakan 10 langkah penelitian R&D (Borg and Gall).

Hasil penelitian yang dilakukan menyangkut kondisi pendidikan dan pelatihan konvergensi media pada Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI)-PWI menunjukkan karakteristik dan etika dalam kegiatan jurnalistik memegang peranan penting terutama dalam menyediakan dan menampilkan berbagai informasi kepada masyarakat.

Promovendus melakukan upaya pengembangan model pendidikan dan pelatihan konvergensi media dalam meningkatkan mutu jurnalistik berbasis karakter pada SJI-PWI.

Model pelatihan yang dihasilkan dinilai sangat layak dan efektif digunakan sebagai model pelatihan dan pendidikan konvergensi media saat ini.

“Kurikulum jurnalistik konvergensi media berbasis karakter yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat diimplementasikan tidak hanya pada proses diklat jurnalistik yang diselenggarakan organisasi profesi wartawan, tetapi juga pada institusi pendidikan baik sekolah maupun perguruan tinggi untuk menghasilkan sumber daya manusia di bidang jurnalistik yang bermutu dan berkarakter,” tegas Iskandar.

Namun, dia menyatakan pula bahwa program diklat dan kurikulum sesuai dengan tingkatan peserta, perlu disempurnakan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Usai sidang ujian terbuka promosi doktor Iskandar Zulkarnain itu, diluncurkan pula buku Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Konvergensi Media Berbasis Karakter, sekaligus menandai perayaan HUT ke-44 Tahun Harian Umum Lampung Post, salah satu media kelompok bisnis pimpinan Surya Paloh (Media Indonesia Grup).

*artikel ini sudah terbit di lampung.antaranews.com  pada tanggal 31/08/2018

Share Postingan ini :
Previous Post

Kunjungi Lampung Post, Presiden Minta Media Lokal Sebar Optimisme

Next Post

Memaki Tjiptaning!

Artikel Terkait

Ahli Pers Dewan Pers, Iskandar Zulkarnain memberikan keterangan ahli di hadapanTim Penyidik dari Ditreskrimsus Polda Lampung, Jumat (14 Agustus 2026).
Aktivitas

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Deputi Direktur PT. Masa Kini Mandiri, Iskandar Zulkarnain
Aktivitas

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung
Aktivitas

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung

Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain
Aktivitas

Perkuat Fungsi Pers, LPEF Kawal Peningkatan Kualitas SDM

PWI Pusat Tetapkan Pengurus Baru,
Aktivitas

PWI Pusat Tetapkan Marthen Jadi Sekjen, Iskandar sebagai Wakabid Pendidikan

Ahli Pers Dewan Pers Bedah UU Pers dan Batasan UU ITE bagi Karyawan Imigrasi
Aktivitas

Ahli Pers Dewan Pers Bedah UU Pers dan Batasan UU ITE bagi Karyawan Imigrasi

Next Post
Lilin Kecil

Memaki Tjiptaning!

Lilin Kecil

Dokter Minyak!

Lilin Kecil

Sipil Membangkang

Lilin Kecil

Disrupsi Digital!

Lilin Kecil

Baju Presiden!

Artikel Terbaru

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung

Buku Transformasi SDM Pendidikan Islam Di Era Globalisasi

Perkuat Fungsi Pers, LPEF Kawal Peningkatan Kualitas SDM

PWI Pusat Tetapkan Marthen Jadi Sekjen, Iskandar sebagai Wakabid Pendidikan

Facebook Twitter Instagram Youtube
Bung Is

Platform Bung Is berperan sebagai repositori media yang menjaga integritas jurnalistik melalui penguatan kompetensi dan etika profesi oleh Dewan Pers juga PWI di era digital. Seluruh konten, termasuk podcast dan opini, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menghadapi tantangan teknologi serta memajukan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Beranda
Refleksi
Bung Is Menyapa
Nuansa
Opini
Buku & Jurnal
Peraturan
Pedoman
Nota Kesepahaman Pers

Aktivitas
Tentang

© 2026 - Bungis.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang

© 2026 - Bungis.id - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist