Bank Lampung berhasil mencatatkan laba di kisaran Rp170 miliar per triwulan III 2025. Laba ini jauh meningkat bila dibandingkan catatan tahun lalu. Pertumbuhan kredit yang konsisten dan pengelolaan dana yang efisien dinilai menjadi faktor utama pendorong kinerja positif ini.
Direktur Utama Bank Lampung, Mahdi Yusuf mengatakan, eksekusi strategi dan efisiensi sangat penting untuk mencapai hasil kinerja yang optimal. Ia menyebut, kinerja bank juga tak lepas dari strategi manajemen yang matang dan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, terutama melalui program-program unggulan seperti KUR migrasi komoditas pertanian.
Menurutnya, pertumbuhan kredit menjadi faktor utama penyokong kinerja bank. Efisiensi biaya bunga dan manajemen dana yang tertata rapi juga turut mendorong peningkatan laba secara berkelanjutan.
Selain itu, Bank Lampung juga membuka peluang dengan memberikan layanan kredit ke berbagai sektor produktif. Seperti kredit bagi pemasok bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kredit Usaha Rakyat (KUR) Petani, dan lainnya, sehingga ekosistem bisnis dapat berputar secara lancar.



