• Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang
Kamis, September 17, 2026
Bung Is
  • Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang
No Result
View All Result
Bung Is
No Result
View All Result

Beduk Barnaby Joyce

Oktober 11, 2015
in Refleksi
Lilin Kecil
Share Postingan ini :

RABU lalu (7/10), saya mendapat undangan kehormatan makan malam bersama Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air Australia Barnaby Joyce di kediaman resmi Kedubes Australia, Jalan Teuku Umar Nomor 7, Jakarta Pusat. Acara reuni yang dibungkus dinner itu adalah temu kangen antara pengusaha Negara Kanguru dan mahasiswa Indonesia yang pernah mengenyam pelatihan industri peternakan selama dua bulan di Australia.

Saya bersama Redaktur Pelaksana Majalah Trobos Yopi Safari yang hadir pada malam itu, mengingatkan kami kembali yang pernah berada di Australia selama dua pekan. Kami melihat dari dekat perkembangan industri hulu dan hilir dari peternakan sapi di berbagai negara bagian tersebut.

Malam itu, Joyce dengan bangga meluncurkan jaringan alumni bagi mahasiswa dari 15 perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menyelesaikan pelatihan Program Pelajar Industri Peternakan Indonesia-Australia. Program yang didanai Pemerintah Australia dan diselenggarakan oleh Asosiasi Peternak Australia Utara (NTCA) membuahkan hasil. Anak bangsa belajar bagaimana menguatkan ketahanan pangan untuk negeri ini dalam jangka waktu yang panjang.

ArtikelTerkait

Corona Belum Musnah!

Berkalang Limbah

Di depan kamera media dalam dan luar negeri, Joyce bertutur bahwa program magang mahasiswa ini sangat penting guna mendukung pengembangan industri produksi daging sapi di Indonesia. Ini upaya poros Jakarta dan Canberra menguatkan ketahanan pangan untuk Indonesia.
“Program ini sangat bermanfaat dan perlu dikembangkan karena pelajar Indonesia memperluas pengalamannya di Australia bagian utara. Mereka belajar menunggang kuda, mengurus hewan ternak, menggunakan mesin dan teknologi peternakan, mengetahui teknik pembuatan pagar, serta mengatur pengairan untuk hewan ternak,” kata Joyce disaksikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia Ali Agus.

Malam itu, hadir juga Duta Besar Australia Paul Grigson, importir sapi dari Indonesia, dosen dan puluhan mahasiswa Indonesia, serta pengusaha peternakan Australia yang sengaja datang ke Jakarta.
Program yang didirikan pada 2012 itu ternyata sudah 54 pelajar dari 15 universitas di negeri ini mengikuti pelatihan industri melalui Program Pelajar Industri Peternakan Indonesia-Australia. Program tersebut mampu mempererat hubungan dagang dan diplomasi antara Indonesia dan Australia.

***
Johandi, mahasiswa Universitas Mataram; Firdha Rosemalinda Paulina, mahasiswi Universitas Diponegoro; dan Alfarizi Hudan Haqiqi, mahasiswa Universitas Brawijaya, adalah dari puluhan pemuda yang saya temui di Australia, bertemu lagi malam itu. Mereka bercerita manfaat program pelatihan. Ketiga anak bangsa itu untuk masa depan negeri ini, mampu membawa pengalaman bagaimana beternak yang baik di daerahnya.
Tidak itu saja, ternyata Australia pun melakukan hal yang sama—mengirim pelajarnya ke perguruan tinggi di Indonesia melalui program New Colombo. Menteri Joyce memaparkan program tersebut membuat Australia mengetahui secara mendalam budaya Indonesia. Dua program yang dikembangkan Jakarta dan Canberra sangat penting bagi masa depan kedua negara. Mengapa? Karena letak Indonesia-Australia sangat berdekatan dengan rentan isu saling menyudutkan.
Jaringan alumni yang dibuat kedua negara dari program pelatihan peternakan tadi dapat menguatkan hubungan kedua negara. Selain itu, membantu pemuda Indonesia untuk mandiri dengan mengembangkan peluang studi dan pekerjaannya. Mereka juga mengikuti perkembangan penelitian dan industri peternakan. Anak bangsa itu pun dapat dilibatkan dalam sejumlah prakarsa kemitraan Indonesia dan Australia.

Selain acara makan malam, Joyce selama di Indonesia mengadakan pertemuan dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani. Keduanya menindaklanjuti kesepakatan program swasembada sapi yang dicanangkan Indonesia. Jakarta dan Canberra sudah memiliki program kemitraan Indonesia-Australia Partnership in Food Security on Red Meat and Cattle Sector (Cattle Partnership).

Dengan program itu, Australia siap membantu Indonesia mewujudkan swasembada melalui riset genetik sapi. Untuk mewujudkan program tadi, Indonesia menyediakan lahan seluas 1 juta hektare untuk peternakan sapi indukan. Luar biasa memang. Dari program kerja sama itu, tak luntur hanya karena Indonesia pernah menolak grasi dua terpidana mati warga Australia dan Perdana Menteri Tony Abbot menarik duta besarnya untuk Jakarta.

***

Agustus lalu, negeri ini menerima komitmen investasi dari 10 investor Australia senilai 652 juta dolar AS. Dana sebesar itu untuk industri galangan kapal dan fasilitas pelabuhan, serta industri kimia dan sektor migas. Komitmen tersebut seperti dikutip dari Antara, diwujudkan dengan kunjungan 250 pengusaha Australia ke Jakarta pada pertengahan November mendatang.

Banyak manfaat yang diperoleh dari kunjungan Menteri Jocye ke Indonesia pada pekan ini. Antara lain kesepakatan kerja sama dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Jocye mengunjungi Masjid Istiqlal. Untuk Susi, Jocye berkomitmen memberantas pencurian ikan (illegal fishing) dengan melakukan patroli bersama di perairan kedua negara. Perairan yang rawan pencurian ikan di perbatasan Papua Nugini, Timor Leste, dan Australia.

Saat berkunjung ke Masjid Istiqlal, Jocye mengagumi keharmonisan antarumat beragama di negeri ini. Itu dibuktikannya, ada dua tempat ibadah—Istiqlal dan Katedral berdiri dalam satu kawasan. “Saya lihat di sini ada satu area, di mana masjid berdekatan dengan gereja Katolik. Mereka yang datang ke daerah ini untuk tujuan yang sama, yaitu berdoa pada Tuhan. Ini sangat sangat luar biasa,” ujar Joyce dalam decak kagumnya melihat kedua tempat ibadah.

Joyce memahami Islam mengajarkan kepada umatnya untuk tidak merusak atau menyakiti orang lain. Islam adalah agama dan rahmat bagi seluruh alam. Siang itu, Joyce diberi kesempatan oleh imam besar memukul beduk raksasa di masjid yang dibangun sejak 1951. Beduk berbunyi pertanda waktu salat sudah tiba. ***

Share Postingan ini :
Previous Post

Guru Sukma Bangsa

Next Post

Bobotoh Wong Kito

Artikel Terkait

Lilin Kecil
Refleksi

Corona Belum Musnah!

Lilin Kecil
Refleksi

Berkalang Limbah

Lilin Kecil
Refleksi

Lampung Mendunia

Lilin Kecil
Refleksi

Bayar Mahal     

Lilin Kecil
Refleksi

Politikus Berakrobat        

Lilin Kecil
Refleksi

Entrepeneur Lokal    

Next Post
Lilin Kecil

Bobotoh Wong Kito

Lilin Kecil

Langit Terpanggang Asap

Lilin Kecil

Geleng-geleng Malam Hari

Lilin Kecil

Satu Jam Bersama Jokowi

Lilin Kecil

Membuka Luka Lama

Artikel Terbaru

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung

Buku Transformasi SDM Pendidikan Islam Di Era Globalisasi

Perkuat Fungsi Pers, LPEF Kawal Peningkatan Kualitas SDM

PWI Pusat Tetapkan Marthen Jadi Sekjen, Iskandar sebagai Wakabid Pendidikan

Facebook Twitter Instagram Youtube
Bung Is

Platform Bung Is berperan sebagai repositori media yang menjaga integritas jurnalistik melalui penguatan kompetensi dan etika profesi oleh Dewan Pers juga PWI di era digital. Seluruh konten, termasuk podcast dan opini, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menghadapi tantangan teknologi serta memajukan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Beranda
Refleksi
Bung Is Menyapa
Nuansa
Opini
Buku & Jurnal
Peraturan
Pedoman
Nota Kesepahaman Pers

Aktivitas
Tentang

© 2026 - Bungis.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang

© 2026 - Bungis.id - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist