• Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang
Kamis, September 17, 2026
Bung Is
  • Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang
No Result
View All Result
Bung Is
No Result
View All Result

Gerakan Sadar Zakat, Gubernur Mirza Ajak Kepala Daerah Bawa Keberkahan

Desember 7, 2025
in Aktivitas
Gerakan Sadar Zakat, Gubernur Mirza Ajak Kepala Daerah Bawa Keberkahan
Share Postingan ini :

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak kepala daerah di Lampung memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Sadar Zakat untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga resmi — amil negara yang menjalankan perintah undang-undang tentang pengelolaan zakat untuk selalu hadir membantu masyarakat yang berkeadilan, karena zakat membawa keberkahan.

“Wajibnya zakat itu bukan perintah pemerintah, tapi zakat ini perintah Allah. Pemerintah hanya pengelola. Maka tunaikanlah zakat, jangan nunggu perintah,” ujar Gubernur Mirza yang mengulas kepemimpinan Khalifah Umar Bin Abdul Azis, dimana amil zakat kesulitan menemukan mustahik (penerima zakat) karena tidak ada lagi masyarakat miskin atau fakir yang membutuhkan zakat, karena masyarakat sudah berkecukupan.

ArtikelTerkait

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Mirza mengulas manfaat zakat, selain perintah Allah, juga mengandung keberkahan pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Lampung dan Launching Gerakan Sadar Zakat di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis (4/12/2025). Rakorda BAZNAS Lampung tahun ini bertemakan: Menguatkan BAZNAS dalam Mewujudkan Lampung Maju.

Acara itu dihadiri Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, Ketua TP-PKK Lampung Purnawa Wulan Sari Mirza, Sekdaprov Marindo Kurniawan, para bupati dan wali kota di Lampung, serta unsur Forkopimda Lampung, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkrnain, juga ketua BAZNAS kabupaten dan kota se-Lampung.

Rakorda juga me-launching gerakan sadar zakat menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk membangun lembaga zakat yang semakin terpercaya, meluas manfaatnya, yang selaras dengan agenda pembangunan daerah. Melalui sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Provinsi Lampung, dan pemerintah kabupaten/kota, gerakan zakat diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan umat.

Masih menurut Gubernur Mirza, BAZNAS harus menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat karena mampu mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara akurat, terbuka, dan tepat sasaran. “Yang paling penting, BAZNAS harus memberikan solusi mengatasi kesulitan. Orang tidak bisa berobat ingat BAZNAS, orang kelaparan ingat BAZNAS,” kata Gubernur.

Melalui gerakan sadar zakat, kepala daerah diminta mempercepat pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa dan kelurahan. BAZNAS memberikan wadah ke petani — UPZ Desa agar memberikan pemahaman tentang zakat supaya hasil pertaniannya berkah. Maka mereka mengeluarkan zakat. “Jangan memandang BAZNAS sebelah mata. Karena lembaga ini dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, juga Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014,” kata Mirza.

Pada kesempatan itu, Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Nadratuzzaman Hosen menyampaikan apresiasi atas peluncuran Gerakan Sadar Zakat di Provinsi Lampung. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya memperluas jangkauan zakat dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat kurang mampu.

Dia menegaskan BAZNAS RI siap mendukung program-program strategis daerah, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kemanusiaan. “Cita-cita kita mengentaskan kemiskinan di Provinsi Lampung akan berjalan apabila BAZNAS dan pemerintah daerah bersinergi dengan baik,” ujarnya.

BAZNAS akan mengembangkan Z-Mart di desa. Sehingga nantinya akan tumbuhkan ekonomi lokal. Jangan sampai semua dimonopoli mini market tertentu “UPZ Desa tumbuh, bisa bekerja sama dengan koperasi merah putih. Sinergi bisa berjalan dan bergandengan tangan. Sehingga ada perputaran uang di desa, dan ini menggerakkan ekonomi kerakyatan,” kata Guru Besar UIN Jakarta ini.

Sementara Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain melaporkan kabupaten dan kota yang sudah merampungkan pembentukan UPZ Desa hingga 100 persen adalah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat, Pesawaran, Tulang Bawang, Kabupaten Lampung Selatan. Sedangkan kabupaten dan kota lainnya ditarget selesai pada akhir Desember 2025.

Pembentukan UPZ hingga ke desa ini adalah resolusi hasil rapat koordinasi nasional (Rakornas) BAZNAS se-Indonesia pada akhir Agustus 2025 lalu. Dan diharapkan akan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta bermitra dengan kepala desa, koperasi merah putih. ***

 

*artikel ini sudah terbit di lampung.baznas.go.id Pada 05/12/2025

Share Postingan ini :
Previous Post

Guru Way Kanan Siap Hadapi Era Society 5.0

Next Post

Wasekjen PWI Pusat Sebut UKW Jaga Integritas Jurnalis

Artikel Terkait

Ahli Pers Dewan Pers, Iskandar Zulkarnain memberikan keterangan ahli di hadapanTim Penyidik dari Ditreskrimsus Polda Lampung, Jumat (14 Agustus 2026).
Aktivitas

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Deputi Direktur PT. Masa Kini Mandiri, Iskandar Zulkarnain
Aktivitas

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung
Aktivitas

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung

Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain
Aktivitas

Perkuat Fungsi Pers, LPEF Kawal Peningkatan Kualitas SDM

PWI Pusat Tetapkan Pengurus Baru,
Aktivitas

PWI Pusat Tetapkan Marthen Jadi Sekjen, Iskandar sebagai Wakabid Pendidikan

Ahli Pers Dewan Pers Bedah UU Pers dan Batasan UU ITE bagi Karyawan Imigrasi
Aktivitas

Ahli Pers Dewan Pers Bedah UU Pers dan Batasan UU ITE bagi Karyawan Imigrasi

Next Post
Wasekjen PWI Pusat Sebut UKW Jaga Integritas Jurnalis

Wasekjen PWI Pusat Sebut UKW Jaga Integritas Jurnalis

Guru Masa Depan

Guru Masa Depan Harus Siap Hadapi Perubahan Teknologi

Kolaborasi Multipihak Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kolaborasi Multipihak Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Program PWI dan Bappenas Kuatkan Kompetensi Wartawan

Program PWI dan Bappenas Kuatkan Kompetensi Wartawan

PWI Pusat Finalisasi Draf AD/ART, KEJ, dan KPW, Siap Disahkan di Konkernas 2026

PWI Pusat Finalisasi Draf AD/ART, KEJ, dan KPW, Siap Disahkan di Konkernas 2026

Artikel Terbaru

Keterangan Ahli Pers Menegakan Wibawa Profesi dan Etika Jurnalistik

Pers sebagai Mitra Strategis dan Penyedia Solusi Konstruktif

Wakabid Pendidikan PWI Pusat Umumkan 31 Wartawan Kompeten UKW PWI Lampung

Buku Transformasi SDM Pendidikan Islam Di Era Globalisasi

Perkuat Fungsi Pers, LPEF Kawal Peningkatan Kualitas SDM

PWI Pusat Tetapkan Marthen Jadi Sekjen, Iskandar sebagai Wakabid Pendidikan

Facebook Twitter Instagram Youtube
Bung Is

Platform Bung Is berperan sebagai repositori media yang menjaga integritas jurnalistik melalui penguatan kompetensi dan etika profesi oleh Dewan Pers juga PWI di era digital. Seluruh konten, termasuk podcast dan opini, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menghadapi tantangan teknologi serta memajukan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Beranda
Refleksi
Bung Is Menyapa
Nuansa
Opini
Buku & Jurnal
Peraturan
Pedoman
Nota Kesepahaman Pers

Aktivitas
Tentang

© 2026 - Bungis.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Refleksi
  • Nuansa
  • Opini
    • Bedah Tajuk
  • Buku & Jurnal
  • Aktivitas
    • Podcast Bung Is Menyapa
  • Tentang

© 2026 - Bungis.id - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist